Kemana Langkah ini menuju?
“waktu” tak mengenal lelah mengejar langkah kita, “waktu” tak pernah datang terlambat dalam setiap nafas kita, “waktu” selalu mengawasi kita, siap memenggal saat kita lengah dan akhirnya kita akan menyesal karena kelengahan itu.
setiap detik waktu seharusnya kita bisa menghasilkan suatu karya, setidaknya karya yang berarti bagi orang lain. mengambil hikmah dari musibah yang kita alami sendiri, musibah yang dialami masyarakat kita, atau musibah yang dialami oleh negeri tercinta kita ini, untuk kita telaah dan bisa merubah pola pikir kita yang masih kerdil ini menjadi sebuah lentera baru yang menjadi pencerahan bagi semua manusia.
kegagalan-kegagalan terjadi karena kesalahan kita sendiri, penyesalan kita akan waktu yang terbuang itu karena kelengahan kita sendiri, salah langkah, keteledoran, kemalasan, kebodohan, adalah karena ulah dari tubuh ini.
kenapa kita tidak merubahnya?
kapan kita akan merubahnya?
kenapa kita diam tidak bertindak?
kenapa kita masih menjadi sampah bagi masyarakat atau bahkan dimata Allah SWT? “Naudzubillah”
Langkah ini akan sangat indah bila kita mau berjuang demi cinta dan kebahagiaan orang lain.
kita adalah makhluk mulia yang diciptakan Allah SWT sebagai makhluk sosial, makhluk beradab, makhluk yang punya hati nurani.
berapa persenkah sudah kita gunakan ke-sosialan kita, ke-beradaban kita, dan hati nurani kita?
pernahkah kita menghitungnya??
Sudah berapa banyak orang kaya tapi hati mereka sakit, tidak bisa menikmati kekayaan yang ia capai selama ini. sudah berapa banyak orang miskin yang hatinya juga sakit, memakan harta yang tidak dihalalkan oleh Allah SWT asalkan bisa makan. sudah berapa banyak orang pandai dan menggunakan kepandaiannya untuk kelicikan. sudah berapa banyak wanita-wanita terhormat yang menjual kehormatannya hanya karena kemewahan sesaat yang menjanjikan.
tanya kepada diri kita sendiri, sudah benarkah langkah yang kita jalani??
manusia tidak akan seimbang hidupnya jika hati nurani tidak pernah dilibatkan dalam kehidupannya. jangan pernah sombong atas kedermawanan kita, karena Allah SWT akan menguji kedermawanan ini lebih dalam lagi.
ikhlas adalah jalan terbaik, ikhlas adalah peluntur kesombongan-kesombongan kita.
mudah-mudahan ikhlas akan menjadi jalan hidup kita. Amiin
alkhann
alhamdulillah Yaa Allah