Posted by: alkhann | April 16, 2008

Langkah

Kemana Langkah ini menuju?

“waktu” tak mengenal lelah mengejar langkah kita, “waktu” tak pernah datang terlambat dalam setiap nafas kita, “waktu” selalu mengawasi kita, siap memenggal saat kita lengah dan akhirnya kita akan menyesal karena kelengahan itu.

setiap detik waktu seharusnya kita bisa menghasilkan suatu karya, setidaknya karya yang berarti bagi orang lain. mengambil hikmah dari musibah yang kita alami sendiri, musibah yang dialami masyarakat kita, atau musibah yang dialami oleh negeri tercinta kita ini, untuk kita telaah dan bisa merubah pola pikir kita yang masih kerdil ini menjadi sebuah lentera baru yang menjadi pencerahan bagi semua manusia.

kegagalan-kegagalan terjadi karena kesalahan kita sendiri, penyesalan kita akan waktu yang terbuang itu karena kelengahan kita sendiri, salah langkah, keteledoran, kemalasan, kebodohan, adalah karena ulah dari tubuh ini.
kenapa kita tidak merubahnya?
kapan kita akan merubahnya?
kenapa kita diam tidak bertindak?
kenapa kita masih menjadi sampah bagi masyarakat atau bahkan dimata Allah SWT? “Naudzubillah”

Langkah ini akan sangat indah bila kita mau berjuang demi cinta dan kebahagiaan orang lain.
kita adalah makhluk mulia yang diciptakan Allah SWT sebagai makhluk sosial, makhluk beradab, makhluk yang punya hati nurani.
berapa persenkah sudah kita gunakan ke-sosialan kita, ke-beradaban kita, dan hati nurani kita?
pernahkah kita menghitungnya??

Sudah berapa banyak orang kaya tapi hati mereka sakit, tidak bisa menikmati kekayaan yang ia capai selama ini. sudah berapa banyak orang miskin yang hatinya juga sakit, memakan harta yang tidak dihalalkan oleh Allah SWT asalkan bisa makan. sudah berapa banyak orang pandai dan menggunakan kepandaiannya untuk kelicikan. sudah berapa banyak wanita-wanita terhormat yang menjual kehormatannya hanya karena kemewahan sesaat yang menjanjikan.

tanya kepada diri kita sendiri, sudah benarkah langkah yang kita jalani??

manusia tidak akan seimbang hidupnya jika hati nurani tidak pernah dilibatkan dalam kehidupannya. jangan pernah sombong atas kedermawanan kita, karena Allah SWT akan menguji kedermawanan ini lebih dalam lagi.
ikhlas adalah jalan terbaik, ikhlas adalah peluntur kesombongan-kesombongan kita.
mudah-mudahan ikhlas akan menjadi jalan hidup kita. Amiin

alkhann
alhamdulillah Yaa Allah

Posted by: alkhann | April 11, 2008

Hampa

Hampa

Badai hati
badai kesucian
badai jiwa
badai kehampaan
badai raga
badai kenistaan

kusambut badai hati
yang bergejolak tertutup awan kemunafikan
kusambut badai jiwa
yang tenang tanpa terpaan angin kesucian
kusambut badai raga
yang membawaku masuk ke palung-palung kebencian

hati…….jiwa……..raga……..hampa

kuusik embun pagi
tak tergeraikan
kuusik kepekatan malam
tak tercerahkan
kuusik manisnya bintang
tak setetespun memudar
bahkan kuusik ketenangan alam semesta ini
tak sedetikpun goyah

karena hampa diri ini
merasuk ke palung-palung hati

kutatap tetes demi tetes
sinar rahasia-Mu
kupandang titik demi titik
angin-angin surga-Mu

kurasakan nikmatnya
keindahan malam menyambut pagi
terdengar lirih dan sayu
takbir, tasbih, dan tahlil
insan-insan yang mencintai-Mu

tapi kenapa………..
hamba masih merasa hampa dan hampa
tapi kenapa………..
hamba merasa kelu saat bibir ini menyebut nama-Mu
tapi kenapa………..
cinta tak kunjung hadir
menghiasi lautan hati yang senantiasa hampa ini

apakah engkau belum hadir dalam kehampaan ini
atau memang hamba yang tidak menginginkan kehadiran-Mu
dalam kehampaan ini
maafkan hamba Yaa Rabb
ampuni hamba Yaa Rabb
buat hati hamba selalu mencintai-Mu Yaa Rabb

hilangkan kehampaan di seluruh jagad jiwa ini
bukakan pintu-pintu cahaya-Mu
atas setiap jengkal tubuh yang penuh kehinaan ini

kubasuh jiwa ini dengan angin kelembutan dari-Mu
kusiramkan embun kesucian-Mu ke seluruh raga ini
agar engkau perkenankan hamba
memasuki basuhan cinta-Mu tanpa kehampaan

insan yang hina ini memohon pada-Mu
insan yang nista ini bersimpuh di hadapan-Mu
insan yang selalu rindu kehadiran-Mu ini bersujud
mengharap Engkau menerima Taubatku

alkhann

Posted by: alkhann | April 11, 2008

IBU – Untukmu Ibuku Tercinta

Untuk Ibu……..

Kenapa hati ini masih bimbang
Padahal waktuku semakin sempit
sulit untuk berjalan
tiap malam yang kudengar hanya do’amu
yang tampak terpancar terang dilangit
untuk anakmu ini ibu

kasihmu tanpa batas
walau dengan sikap yang keras
tapi hatimu selembut selimut awan
bagai mentari yang tak pernah lelah

senyummu sangat membuka arti hidupku
cintamu penuh keikhlasan
bagaimana aku membuat senyum itu selalu hadir?
rasanya aku tak bisa…….
do’akan aku bisa membahagiakanmu ibu
do’aku hanya untuk itu ibu
semoga engkau bahagia selamanya
itulah kebahagiaan hatiku yang terbesar

rinduku untukmu
engkaulah sorgaku
engkaulah taman tempatku bermain saat kecil dulu
buaianmulah buaian termanis yang pernah kurasakan

andai tanpa cintamu
aku takkan seperti sekarang
ibu, maafkan jika dulu aku jauh darimu
ibu, maafkan jika aku dulu tak menghargai kasih sayangmu

sekali lagi terima maafku ibu………..
hidupku takkan berarti tanpa maafmu
hidupku takkan pernah berharga tanpa maafmu

alkhann

Posted by: alkhann | January 14, 2008

Mewarnai Hamparan Makna Hidup

Live is mysterious,

hidup adalah pilihan kita saat belum terlahir didunia ini, tapi kita tidak akan bisa memilih untuk dilahirkan lewat siapa, dengan status sosial yang bagaimana, dengan materi yang sebesar apa dan dengan kasih sayang seluas apa.
Kita sendiri yang akan menentukan jalan, yang membangun peta-peta penentu arah tujuan hidup, dan menjadikan semua yang sudah kita lalui menjadi bermakna. Banyak sekali makna yang terhampar dalam perjalanan kita, ada makna yang terpendam, ada makna yang tergambar jelas, ada makna yang beriringan, ada makna sebuah musibah, ada makna sebuah rahmat yang sangat besar, dan ada makna-makna lain yang mungkin belum berguna bagi kita tapi merupakan pengalaman luar biasa yang dapat merubah kehidupan orang lain.
Mendalami makna sebuah peristiwa akan membuat kita menjadi manusia-manusia tangguh, sabar, ikhlas, dan hidup dalam Zuhud (baca: kesahajaan). Karena dengan memandang makna sebuah pristiwa kita akan tahu kemana arah langkah ini, kita juga tahu dengan jelas tujuan terakhir kita.
Perjalanan hidup kita yang telah berlalu menjadi suatu diary (baca:catatan) untuk kita pegang selamanya. Karena manusia tak lepas dari masa lalunya, terlepas masa lalu itu merupakan hantu atau malaikat (buruk atau baik) tetap itu adalah suatu catatan yang tak akan pernah hilang selamanya.
Terkadang rasa bangga dengan sesuatu yang telah kita capai membuat lupa bahwa masih ada hari esok yang menanti, hari esok dengan segala suka duka, hari esok dengan perbedaan rizki yang kita terima, hari esok dengan kehilangan sesuatu yang paling kita cintai, dan hari esok dengan kejadian-kejadian diluar kehendak kita, bisakah kita bertahan saat itu.
Andai semua yang kita dapatkan sesempurna keinginan kita, mungkin kita akan menjadi manusia yang sangat sombong.

“keinginan adalah sumber penderitaan
tempatnya didalam pikiran
tujuan bukan utama
yang utama adalah prosesnya
kita hidup mencari bahagia
harta dunia kendaraannya
bahan bakarnya budi pekerti
itulah nasehat para Nabi”

kata-kata diatas adalah cuplikan sebuah lagu yang dilantunkan oleh “Iwan Fals”, adalah sebuah falsafah hidup untuk tidak mengesampingkan moral. Moral adalah sebuah wujud dari adanya jati diri manusia, moral ada untuk menahan keinginan-keinginan nafsu yang tak terkendali, moral adalah bahan bakar manusia untuk menjadikan hidupnya lebih berarti dan lebih dikenang saat-saat memasuki alam hampa nanti.

Moral yang terkubur oleh hasrat egois, menjadikan tubuh yang indah menjadi hina, Menjadikan otak manusia yang cemerlang menjadi suram, menjadikan hati yang bening menjadi keruh, bahkan menjadikan bejadnya jalan hidup manusia.

Categories