<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Welcome To My Carnival Of Doom</title>
	<atom:link href="http://alkhann.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alkhann.wordpress.com</link>
	<description>Menuai Indahnya Cinta Bersama Sedekah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Dec 2011 08:08:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='alkhann.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Welcome To My Carnival Of Doom</title>
		<link>http://alkhann.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://alkhann.wordpress.com/osd.xml" title="Welcome To My Carnival Of Doom" />
	<atom:link rel='hub' href='http://alkhann.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Langkah</title>
		<link>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/16/langkah/</link>
		<comments>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/16/langkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 03:37:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alkhann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa Kalbu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alkhann.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Kemana Langkah ini menuju? &#8220;waktu&#8221; tak mengenal lelah mengejar langkah kita, &#8220;waktu&#8221; tak pernah datang terlambat dalam setiap nafas kita, &#8220;waktu&#8221; selalu mengawasi kita, siap memenggal saat kita lengah dan akhirnya kita akan menyesal karena kelengahan itu. setiap detik waktu seharusnya kita bisa menghasilkan suatu karya, setidaknya karya yang berarti bagi orang lain. mengambil hikmah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=11&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemana Langkah ini menuju?</p>
<p>&#8220;waktu&#8221; tak mengenal lelah mengejar langkah kita, &#8220;waktu&#8221; tak pernah datang terlambat dalam setiap nafas kita, &#8220;waktu&#8221; selalu mengawasi kita, siap memenggal saat kita lengah dan akhirnya kita akan menyesal karena kelengahan itu.</p>
<p>setiap detik waktu seharusnya kita bisa menghasilkan suatu karya, setidaknya karya yang berarti bagi orang lain. mengambil hikmah dari musibah yang kita alami sendiri, musibah yang dialami masyarakat kita, atau musibah yang dialami oleh negeri tercinta kita ini, untuk kita telaah dan bisa merubah pola pikir kita yang masih kerdil ini menjadi sebuah lentera baru yang menjadi pencerahan bagi semua manusia.</p>
<p>kegagalan-kegagalan terjadi karena kesalahan kita sendiri, penyesalan kita akan waktu yang terbuang itu karena kelengahan kita sendiri, salah langkah, keteledoran, kemalasan, kebodohan, adalah karena ulah dari tubuh ini.<br />
kenapa kita tidak merubahnya?<br />
kapan kita akan merubahnya?<br />
kenapa kita diam tidak bertindak?<br />
kenapa kita masih menjadi sampah bagi masyarakat atau bahkan dimata Allah SWT? &#8220;Naudzubillah&#8221;</p>
<p>Langkah ini akan sangat indah bila kita mau berjuang demi cinta dan kebahagiaan orang lain.<br />
kita adalah makhluk mulia yang diciptakan Allah SWT sebagai makhluk sosial, makhluk beradab, makhluk yang punya hati nurani.<br />
berapa persenkah sudah kita gunakan ke-sosialan kita, ke-beradaban kita, dan hati nurani kita?<br />
pernahkah kita menghitungnya??</p>
<p>Sudah berapa banyak orang kaya tapi hati mereka sakit, tidak bisa menikmati kekayaan yang ia capai selama ini. sudah berapa banyak orang miskin yang hatinya juga sakit, memakan harta yang tidak dihalalkan oleh Allah SWT asalkan bisa makan. sudah berapa banyak orang pandai dan menggunakan kepandaiannya untuk kelicikan. sudah berapa banyak wanita-wanita terhormat yang menjual kehormatannya hanya karena kemewahan sesaat yang menjanjikan.</p>
<p>tanya kepada diri kita sendiri, sudah benarkah langkah yang kita jalani??</p>
<p>manusia tidak akan seimbang hidupnya jika hati nurani tidak pernah dilibatkan dalam kehidupannya. jangan pernah sombong atas kedermawanan kita, karena Allah SWT akan menguji kedermawanan ini lebih dalam lagi.<br />
ikhlas adalah jalan terbaik, ikhlas adalah peluntur kesombongan-kesombongan kita.<br />
mudah-mudahan ikhlas akan menjadi jalan hidup kita. Amiin</p>
<p style="text-align:right;"><span style="text-decoration:underline;">alkhann</span><br />
alhamdulillah Yaa Allah</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alkhann.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alkhann.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alkhann.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alkhann.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=11&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/16/langkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/480075c1da72c200ab169b8d49d13ddc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alkhann</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hampa</title>
		<link>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/hampa/</link>
		<comments>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/hampa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 08:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alkhann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alkhann.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Hampa Badai hati badai kesucian badai jiwa badai kehampaan badai raga badai kenistaan kusambut badai hati yang bergejolak tertutup awan kemunafikan kusambut badai jiwa yang tenang tanpa terpaan angin kesucian kusambut badai raga yang membawaku masuk ke palung-palung kebencian hati&#8230;&#8230;.jiwa&#8230;&#8230;..raga&#8230;&#8230;..hampa kuusik embun pagi tak tergeraikan kuusik kepekatan malam tak tercerahkan kuusik manisnya bintang tak setetespun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=10&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hampa</p>
<p>Badai hati<br />
badai kesucian<br />
badai jiwa<br />
badai kehampaan<br />
badai raga<br />
badai kenistaan</p>
<p>kusambut badai hati<br />
yang bergejolak tertutup awan kemunafikan<br />
kusambut badai jiwa<br />
yang tenang tanpa terpaan angin kesucian<br />
kusambut badai raga<br />
yang membawaku masuk ke palung-palung kebencian</p>
<p>hati&#8230;&#8230;.jiwa&#8230;&#8230;..raga&#8230;&#8230;..hampa</p>
<p>kuusik embun pagi<br />
tak tergeraikan<br />
kuusik kepekatan malam<br />
tak tercerahkan<br />
kuusik manisnya bintang<br />
tak setetespun memudar<br />
bahkan kuusik ketenangan alam semesta ini<br />
tak sedetikpun goyah</p>
<p>karena hampa diri ini<br />
merasuk ke palung-palung hati</p>
<p>kutatap tetes demi tetes<br />
sinar rahasia-Mu<br />
kupandang titik demi titik<br />
angin-angin surga-Mu</p>
<p>kurasakan nikmatnya<br />
keindahan malam menyambut pagi<br />
terdengar lirih dan sayu<br />
takbir, tasbih, dan tahlil<br />
insan-insan yang mencintai-Mu</p>
<p>tapi kenapa&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
hamba masih merasa hampa dan hampa<br />
tapi kenapa&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
hamba merasa kelu saat bibir ini menyebut nama-Mu<br />
tapi kenapa&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
cinta tak kunjung hadir<br />
menghiasi lautan hati yang senantiasa hampa ini</p>
<p>apakah engkau belum hadir dalam kehampaan ini<br />
atau memang hamba yang tidak menginginkan kehadiran-Mu<br />
dalam kehampaan ini<br />
maafkan hamba Yaa Rabb<br />
ampuni hamba Yaa Rabb<br />
buat hati hamba selalu mencintai-Mu Yaa Rabb</p>
<p>hilangkan kehampaan di seluruh jagad jiwa ini<br />
bukakan pintu-pintu cahaya-Mu<br />
atas setiap jengkal tubuh yang penuh kehinaan ini</p>
<p>kubasuh jiwa ini dengan angin kelembutan dari-Mu<br />
kusiramkan embun kesucian-Mu ke seluruh raga ini<br />
agar engkau perkenankan hamba<br />
memasuki basuhan cinta-Mu tanpa kehampaan</p>
<p>insan yang hina ini memohon pada-Mu<br />
insan yang nista ini bersimpuh di hadapan-Mu<br />
insan yang selalu rindu kehadiran-Mu ini bersujud<br />
mengharap Engkau menerima Taubatku</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">alkhann</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alkhann.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alkhann.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alkhann.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alkhann.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=10&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/hampa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/480075c1da72c200ab169b8d49d13ddc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alkhann</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IBU &#8211; Untukmu Ibuku Tercinta</title>
		<link>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/ibu-untukmu-ibuku-tercinta/</link>
		<comments>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/ibu-untukmu-ibuku-tercinta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Apr 2008 08:16:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alkhann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://alkhann.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Untuk Ibu&#8230;&#8230;.. Kenapa hati ini masih bimbang Padahal waktuku semakin sempit sulit untuk berjalan tiap malam yang kudengar hanya do&#8217;amu yang tampak terpancar terang dilangit untuk anakmu ini ibu kasihmu tanpa batas walau dengan sikap yang keras tapi hatimu selembut selimut awan bagai mentari yang tak pernah lelah senyummu sangat membuka arti hidupku cintamu penuh keikhlasan bagaimana aku membuat senyum itu selalu hadir? rasanya aku tak bisa&#8230;&#8230;. do&#8217;akan aku bisa membahagiakanmu ibu do&#8217;aku hanya untuk itu ibu semoga engkau bahagia selamanya itulah kebahagiaan hatiku yang terbesar rinduku untukmu engkaulah sorgaku engkaulah taman tempatku bermain saat kecil dulu buaianmulah buaian termanis yang pernah kurasakan andai tanpa cintamu aku takkan seperti sekarang ibu, maafkan jika dulu aku jauh darimu ibu, maafkan jika aku dulu tak menghargai kasih sayangmu sekali lagi terima maafku ibu&#8230;&#8230;&#8230;.. hidupku takkan berarti tanpa maafmu hidupku takkan pernah berharga tanpa maafmu alkhann<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=9&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Ibu&#8230;&#8230;..</p>
<p>Kenapa hati ini masih bimbang<br />
Padahal waktuku semakin sempit<br />
sulit untuk berjalan<br />
tiap malam yang kudengar hanya do&#8217;amu<br />
yang tampak terpancar terang dilangit<br />
untuk anakmu ini ibu</p>
<p>kasihmu tanpa batas<br />
walau dengan sikap yang keras<br />
tapi hatimu selembut selimut awan<br />
bagai mentari yang tak pernah lelah</p>
<p>senyummu sangat membuka arti hidupku<br />
cintamu penuh keikhlasan<br />
bagaimana aku membuat senyum itu selalu hadir?<br />
rasanya aku tak bisa&#8230;&#8230;.<br />
do&#8217;akan aku bisa membahagiakanmu ibu<br />
do&#8217;aku hanya untuk itu ibu<br />
semoga engkau bahagia selamanya<br />
itulah kebahagiaan hatiku yang terbesar</p>
<p>rinduku untukmu<br />
engkaulah sorgaku<br />
engkaulah taman tempatku bermain saat kecil dulu<br />
buaianmulah buaian termanis yang pernah kurasakan</p>
<p>andai tanpa cintamu<br />
aku takkan seperti sekarang<br />
ibu, maafkan jika dulu aku jauh darimu<br />
ibu, maafkan jika aku dulu tak menghargai kasih sayangmu</p>
<p>sekali lagi terima maafku ibu&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
hidupku takkan berarti tanpa maafmu<br />
hidupku takkan pernah berharga tanpa maafmu</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">alkhann</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alkhann.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alkhann.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alkhann.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alkhann.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=9&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alkhann.wordpress.com/2008/04/11/ibu-untukmu-ibuku-tercinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/480075c1da72c200ab169b8d49d13ddc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alkhann</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mewarnai Hamparan Makna Hidup</title>
		<link>http://alkhann.wordpress.com/2008/01/14/kalbu/</link>
		<comments>http://alkhann.wordpress.com/2008/01/14/kalbu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jan 2008 06:54:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>alkhann</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa Kalbu]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Live is mysterious, hidup adalah pilihan kita saat belum terlahir didunia ini, tapi kita tidak akan bisa memilih untuk dilahirkan lewat siapa, dengan status sosial yang bagaimana, dengan materi yang sebesar apa dan dengan kasih sayang seluas apa. Kita sendiri yang akan menentukan jalan, yang membangun peta-peta penentu arah tujuan hidup, dan menjadikan semua yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=1&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Live is mysterious,</p>
<p>hidup adalah pilihan kita saat belum terlahir didunia ini, tapi kita tidak akan bisa memilih untuk dilahirkan lewat siapa, dengan status sosial yang bagaimana, dengan materi yang sebesar apa dan dengan kasih sayang seluas apa. Kita sendiri yang akan menentukan jalan, yang membangun peta-peta penentu arah tujuan hidup, dan menjadikan semua yang sudah kita lalui menjadi bermakna. Banyak sekali makna yang terhampar dalam perjalanan kita, ada makna yang terpendam, ada makna yang tergambar jelas, ada makna yang beriringan, ada makna sebuah musibah, ada makna sebuah rahmat yang sangat besar, dan ada makna-makna lain yang mungkin belum berguna bagi kita tapi merupakan pengalaman luar biasa yang dapat merubah kehidupan orang lain.</p>
<p>Mendalami makna sebuah peristiwa akan membuat kita menjadi manusia-manusia tangguh, sabar, ikhlas, dan hidup dalam Zuhud (baca: kesahajaan). Karena dengan memandang makna sebuah pristiwa kita akan tahu kemana arah langkah ini, kita juga tahu dengan jelas tujuan terakhir kita.</p>
<p>Perjalanan hidup kita yang telah berlalu menjadi suatu diary (baca:catatan) untuk kita pegang selamanya. Karena manusia tak lepas dari masa lalunya, terlepas masa lalu itu merupakan hantu atau malaikat (buruk atau baik) tetap itu adalah suatu catatan yang tak akan pernah hilang selamanya.</p>
<p><span id="more-1"></span>Terkadang rasa bangga dengan sesuatu yang telah kita capai membuat lupa bahwa masih ada hari esok yang menanti, hari esok dengan segala suka duka, hari esok dengan perbedaan rizki yang kita terima, hari esok dengan kehilangan sesuatu yang paling kita cintai, dan hari esok dengan kejadian-kejadian diluar kehendak kita, bisakah kita bertahan saat itu.</p>
<p>Andai semua yang kita dapatkan sesempurna keinginan kita, mungkin kita akan menjadi manusia yang sangat sombong.</p>
<p>&#8220;keinginan adalah sumber penderitaan<br />
tempatnya didalam pikiran<br />
tujuan bukan utama<br />
yang utama adalah prosesnya<br />
kita hidup mencari bahagia<br />
harta dunia kendaraannya<br />
bahan bakarnya budi pekerti<br />
itulah nasehat para Nabi&#8221;</p>
<p>kata-kata diatas adalah cuplikan sebuah lagu yang dilantunkan oleh &#8220;Iwan Fals&#8221;, adalah sebuah falsafah hidup untuk tidak mengesampingkan moral. Moral adalah sebuah wujud dari adanya jati diri manusia, moral ada untuk menahan keinginan-keinginan nafsu yang tak terkendali, moral adalah bahan bakar manusia untuk menjadikan hidupnya lebih berarti dan lebih dikenang saat-saat memasuki alam hampa nanti.</p>
<p>Moral yang terkubur oleh hasrat egois, menjadikan tubuh yang indah menjadi hina, Menjadikan otak manusia yang cemerlang menjadi suram, menjadikan hati yang bening menjadi keruh, bahkan menjadikan bejadnya jalan hidup manusia.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/alkhann.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/alkhann.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/alkhann.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/alkhann.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=alkhann.wordpress.com&amp;blog=2515860&amp;post=1&amp;subd=alkhann&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alkhann.wordpress.com/2008/01/14/kalbu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/480075c1da72c200ab169b8d49d13ddc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">alkhann</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
